Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

https://www.uhamka.ac.id/reg

Pemerintah Jangan Biarkan Persekusi Terulang Di Tahun Baru

Pemerintah Jangan Biarkan Persekusi Terulang Di Tahun Baru Babel Banten Bengkulu Jabar Jakarta Jateng Jatim Kalbar Kalteng Lampung ...

Pemerintah Jangan Biarkan Persekusi Terulang Di Tahun Baru

  • Babel
  • Banten
  • Bengkulu
  • Jabar
  • Jakarta
  • Jateng
  • Jatim
  • Kalbar
  • Kalteng
  • Lampung
  • Papua
  • Sumbar
  • Sumsel
  • Sumut
  • RMTV
News Tickers
  • KPK-Polri Bentuk Satgas <i>Money Politic</i> Untuk Pilkada 2018, 30 DESEMBER 2017 , 05:34:00
  • Menakar Peluang Prabowo-Yenny Wahid di Pilpres 2019, 30 DESEMBER 2017 , 05:25:00
  • Partai Idaman Tuding KPU Tidak Cermat, 30 DESEMBER 2017 , 04:52:00
  • Rusia Tuding AS Perburuk Ketegangan Dengan Korut, 30 DESEMBER 2017 , 04:30:00
  • Kasus Terorisme 2017 Menurun, Tapi Berani Serang Polisi, 30 DESEMBER 2017 , 04:22:00
Pemerintah Jangan Biarkan Persekusi Terulang Di Tahun Baru

JUM'AT, 29 DESEMBER 2017 , 07:19:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Jangan Biarkan Persekusi Terulang Di Tahun Baru

Ilustrasi/Net

RMOL. Pemerintah harus segera hadir dalam menindak kasus persekusi yang tengah marak di tahun ini. Sehingga, kasus ini tidak terulang kembali di tahun depan. Berita Terkait Polri Belum Bisa Simpulkan Penghadangan Ustad Abdul Somad Adalah Persekusi DPR Desak Pelaku Persekusi Di Cikupa Dihukum Berat Aboe Bakar Tak Setuju Istilah Persekusi
Berdasarkan catatan Pusdikham Uhamka, di tahun 2017 telah terjadi 48 kasus persekusi.
"Teranyar, kasus dugaan persekusi terhadap tokoh agama, Ustadz Abdul Somad (UAS) oleh sekelompok orang intoleran di Bali awal bulan lalu," ujar Direktur Pusdikham Uhamk a Maneger Nasution dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi.
Maneger pemerintah harus hadir memastikan hak konstitusional warga negara untuk secara bebas bergerak, berpindah, dan bertempat tinggal serta meninggalkan dan masuk kembali ke wilayah NKRI. Hal ini sebagaimana dijamin dalam pasal 27 UU 39/1999 tentang HAM.
"Termasuk, menjamin hak atas kebebasan beragama warga negara," sambung wakil ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah itu.
Presiden Jokowi tidak boleh membiarkan tindakan main hakim sendiri. Sebab, selain tidak elok, tidak berkeadaban, juga tidak menyelesaikan masalah, tapi justru memproduksi kekerasan-kekerasan baru.
Pemerintahan Jokowi, khususnya kepolisian negara harus menginvestigasi peristiwa itu dan memproses pelaku dan aktor intelektualnya secara profesional, independen, berkeadilan, transparan, dan tidak diskriminatif sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Negara tidak boleh kalah dengan kelompok intoleran. Negara tidak bole h membiarkan impunitas," sambung mantan anggota Komnas HAM itu.
"Negara juga harus menjamin dan memastikan bahwa kasus dugaan persekusi dan intoleran ini tidak dieksportasi oleh pihak tidak bertanggung jawab ke daerah lain, demi keutuhan NKRI," tutupnya. [ian]

Berita Lainnya Selengkapnya KPK-Polri Bentuk Satgas <i>Money Politic</i> Untuk Pilkada 2018

KPK-Polri Bentuk Satgas Money Politic Untuk..

SABTU, 30 DESEMBER 2017

Menakar Peluang    Prabowo-Yenny Wahid di Pilpres 2019

Menakar Peluang Prabowo-Yenny Wahid di Pilp..

SABTU, 30 DESEMBER 2017

Partai Idaman Tuding KPU Tidak Cermat

Partai Idaman Tuding KPU Tidak Cermat

SABTU, 30 DESEMBER 2017

Menakar Peluang <i>Reshuffle</i> Airlangga Hartarto

Menakar Peluang Reshuffle Airlangga Hartart..

SABTU, 30 DESEMBER 2017

Ketua MPR Ajak Media Rekatkan Kembali Persatuan

Ketua MPR Ajak Media Rekatkan Kembali Persa..

SABTU, 30 DESEMBER 2017

PPP Kubu Djan Tidak Baca Putusan MA Pakai Mata Hati

PPP Kubu Djan Tidak Baca Putusan MA Pakai M..

SABTU, 30 DESEMBER 2017

VIDEO POPULERBoediono Terseret Korupsi BLBI

Boediono Terseret Korupsi BLBI

, 28 DESEMBER 2017 , 17:00:00

PKL Tanah Abang Juga Minta Pejalan Kaki Diperhatikan

PKL Tanah Abang Juga Minta Pejalan Kaki Diperh atikan

, 28 DESEMBER 2017 , 15:00:00

FOTO POPULERGerakan Rp 10 Ribu Gebu Minang

Gerakan Rp 10 Ribu Gebu Minang

, 25 DESEMBER 2017 , 10:40:00

Misa Natal

Misa Natal

, 25 DESEMBER 2017 , 18:41:00

Bertandang Ke Rumah Uskup

Bertandang Ke Rumah Uskup

, 26 DESEMBER 2017 , 01:42:00

Berita PopulerBerita TerkiniJika Prabowo Mau Jadi Presiden, Dukung Saya Maju Gubernur Papua

Jika Prabowo Mau Jadi Presiden, Dukung Saya Maju Gubernur Papua

29 Desember 2017 09:44

Said Aqil Dan Nusron Wahid Jadi Dalang Deportasi Abdul Somad, Ini Kata PBNU

Said Aqil Dan Nusron Wahid Jadi Dalang Deportasi Abdul Somad, Ini Kata PBNU

26 Desember 2017 18:53

Pencopotan Kabais Terkesan Bersih-Bersih Orang Gatot

Pencopotan Kabais Terkesan Bersih-Bersih Orang Gatot

28 Desember 2017 14:56

Ruang Gerak Jokowi Dan PDIP Semakin Terjepit Di 201   8

Ruang Gerak Jokowi Dan PDIP Semakin Terjepit Di 2018

27 Desember 2017 11:20

Prabowo, Zul & PKS Mau Lawan Jokowi

Prabowo, Zul & PKS Mau Lawan Jokowi

26 Desember 2017 10:51

Rusia Tuding AS Perburuk Ketegangan Dengan Korut

Rusia Tuding AS Perburuk Ketegangan Dengan Korut

30 Desember 2017 04:30

Kasus Terorisme 2017 Menurun, Tapi Berani Serang Polisi

Kasus Terorisme 2017 Menurun, Tapi Berani Serang Polisi

30 Desember 2017 04:22

Menakar Peluang <i>Reshuffle</i> Airlangga Hartarto

Menakar Peluang Reshuffle Airlangga Hartarto

30 Desember 2017 03:59

Ciat! Wiro Sableng Siap Beraksi di Bioskop

Ciat! Wiro Sableng Siap Beraksi di Bioskop

30 Desember 2017 03:40

SPBU Dekat ISTN Jagakarsa Terbakar

SPBU Dekat ISTN Jagakarsa Terbakar

30 Desember 2017 03:19

Trending Tag
# DEMAK
# GOLKAR
# IDAMAN
# KPK
# NATAL
# PILKADA
# PILPRES
e-Paper RMOL Sabar Gorky Malam Budaya Media Kit RMOL Sumber: Google News | Koranmu Papua