Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Postingan Populer

https://www.uhamka.ac.id/reg

Gelar Munas, Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Persoalan Ini

Gelar Munas, Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Persoalan Ini Kamis 18 Januari 2018, 15:42 WIB Gelar Munas, Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas ...

Gelar Munas, Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Persoalan Ini

Kamis 18 Januari 2018, 15:42 WIB Gelar Munas, Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Persoalan Ini Edzan Raharjo - detikNews Gelar Munas, Tarjih Muhammadiyah Akan Bahas Persoalan IniMajelis Tarjih PP Muhammadiyah (Foto: Edzan Raharjo/detikcom) Yogyakarta - Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih Muhammadiyah ke-30, akan digelar di Universitas Muhammadiyah Makassar, 23-26 Januari mendatang. Ada sejumlah hal yang akan menjadi pembahasan, dua di antaranya adalah persoalan fikih perlindungan anak dan problem lalu lintas.
"Anak adalah masalah yang sangat penting terutama dari segi perlindungan anak," kata Ketua PP Muham madiyah, Yunahar Ilyas, pada konferensi pers di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro No 23 Yogyakarta, Kamis (18/1/2018).
Muhammadiyah merasa saat ini dibutuhkan dasar rujukan dalam menyikapi berbagai persoalan kasus tindak kekerasan terhadap anak, kejahatan seksual, anak berhadapan dengan hukum, masalah pengasuhan, pendidikan, kesehatan, napza hingga pornografi.
Permasalahan lalu lintas juga menjadi perhatian dalam Munas Tarjih ini. Persoalan lalu lintas saat ini menjadi masalah karena masih tingginya angka kecelakaan di Indonesia. Dalam berlalu lintas masih banyak nyawa yang melayang sia-sia.
"Oleh karena itu perlu ditingkatkan ketertiban berlalulintas bagi masyarakat yang didorong dengan motifasi keagamaan," kata ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar.
Masalah penting lainya adalah pengelolaan informasi. Revolusi teknologi informasi (TI) membawa perubahan besar yang ditandai oleh kompleksitas masalah pada semua ranah; sosial, budaya, ekonomi, politik dan keagamaan.
Munas Tarjih Muhammadiiyah ke 30 akan mengangkat tema 'Penguatan Spritualitas, Perlindungan Terjadap Anak dan Pengelolaan Informasi Menuju Masyarakat Berkemajuan', akan diikuti peserta dari PP Muhammadiyah, anggota Majelis Tarjih dan Tajdid tingkat pusat, anggota Tarjih tingkat pusat, utusan Majelis Tarjih dan Tajdid wilayah, dan peninjau. Total peserta sebanyak 268 orang.
(mbr/mbr)Sumber: Google News | Koranmu Papua