Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Postingan Populer

https://www.uhamka.ac.id/reg

Jokowi: Keputusan Soal Khofifah Diambil Kalau Surat Sudah di Meja

Jokowi: Keputusan Soal Khofifah Diambil Kalau Surat Sudah di Meja Jokowi: Keputusan Soal Khofifah Diambil Kalau Surat Sudah di Meja ...

Jokowi: Keputusan Soal Khofifah Diambil Kalau Surat Sudah di Meja

Jokowi: Keputusan Soal Khofifah Diambil Kalau Surat Sudah di Meja Reporter:

Amirullah

Editor:

Juli Hantoro

Senin, 8 Januari 2018 17:45 WIB
Jokowi: Keputusan Soal Khofifah Diambil Kalau Surat Sudah di Meja

Presiden Joko Widodo memberi sambutannya saat beraudiensi dengan 88 Raja dan Sultan se-Nusantara di Istana Bogor, Jawa Barat, 4 Januari 2018. Pertemuan ini dihadiri 88 raja dan sultan dari seluruh Indonesia, yakni 20 dari Sumatera, 17 dari Jawa, 3 dari Bali, 5 dari NTT, 4 dari NTB, 10 dari Kalimantan, 18 d ari Sulawesi, 9 dari Maluku, dan 2 dari Papua. Foto/Biro Pers Istana Kepresidenan.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan surat pengunduran diri Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa belum sampai di mejanya. Karena itu dia belum memutuskan terkait status Khofifah yang ingin maju di pemilihan gubernur Jawa Timur.

"Suratnya nanti sampai ke meja saya nanti saya putuskan ya. Belum sampai ke meja saya," kata Jokowi di Nusa Tenggara Timur sebagaimana siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Senin, 8 Januari 2018.

Baca juga: Jadi Cagub, Khofifah Sampaikan Surat ke Presiden Jokowi Hari Ini

Jokowi mengatakan itu saat ditanya wartawan seusai memberikan kuliah umum di Universitas Muhammadiyah, Kota Kupang, NTT.

Lebih jauh Jokowi mengatakan pentingnya proses demokrasi dilakukan dengan mencerminkan karakter -karakter keindonesiaan, yakni karakter yang penuh kesantunan, tidak saling menjelekkan, dan tidak saling mencela.

"Karakter-karakter itu yang perlu terus kita tumbuhkan, antarkandidat juga jangan sampai saling mencela, jangan saling menjelekkan," ujar Jokowi. Penggunaan kampanye hitam, kata dia, harus betul-betul kita hilangkan dari proses-proses demokrasi di Tanah Air.

Jokowi mempersilakan kepada para kandidat untuk bersaing secara sehat agar pilkada berlangsung aman dan damai.

Baca juga: Ditanya Soal Khofifah, Mendagri: Biar Dijawab Presiden

"Silakan adu prestasi, adu rekam jejak, adu track record, adu ide, adu gagasan, adu program, adu rencana-rencana," ujar Jokowi. Demokrasi di Tanah Air, dia melanjutkan, harus mencerminkan karekter bangsa Indonesia yang ramah, sopan, santun, dan penuh kesantunan.

Terkait
  • Jokowi Belum Terima Surat Pengunduran Diri Menteri Khofifah

    Jokowi Belum Terima Surat Pengunduran Diri Menteri Khofifah

    1 hari lalu
  • Temui JK, Khofifah Pamit Ikut Pemilihan Gubernur Jawa Timur

    Temui JK, Khofifah Pamit Ikut Pemilihan Gubernur Jawa Timur

    1 hari lalu
  • Nelayan Sampaikan Petisi Minta Jokowi Perbolehkan Pakai Cantrang

    Nelayan Sampaikan Petisi Minta Jokowi Perbolehkan Pakai Cantrang

    1 hari lalu
  •  Khofifah Indar Parawansa Temui Wapres Jusuf Kalla

    Khofifah Indar Parawansa Temui Wapres Jusuf Kalla

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Gerindra Belum Bersikap di Pilgub Jatim, Prabowo: Istikarah Dulu

    Gerindra Belum Bersikap di Pilgub Jatim, Prabowo: Istikarah Dulu

    6 jam lalu
  • Surat Khofifah Terkait Pilgub Jatim Sudah di Meja Presiden Jok   owi

    Surat Khofifah Terkait Pilgub Jatim Sudah di Meja Presiden Jokowi

    7 jam lalu
  • KPK Cekal Bekas Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi

    KPK Cekal Bekas Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi

    12 jam lalu
  • Unik, Pendaftaran Calon Gubernur Riau Layaknya Prosesi Pernikahan

    Unik, Pendaftaran Calon Gubernur Riau Layaknya Prosesi Pernikahan

    13 jam lalu
  • Foto
  • Pemeriksaan KPK Hari Ini, dari Olly Dondoka   mbey ke Jafar Hafsah

    Pemeriksaan KPK Hari Ini, dari Olly Dondokambey ke Jafar Hafsah

    12 jam lalu
  • Sepinya Rapat Paripurna Saat 323 Anggota Dewan Tidak Hadir

    Sepinya Rapat Paripurna Saat 323 Anggota Dewan Tidak Hadir

    14 jam lalu
  • Kemenlu Beri Penghargaan Adam Malik untuk Media Terbaik

    Kemenlu Beri Penghargaan Adam Malik untuk Media Terbaik

    15 jam lalu
  • Kasus e-KTP, Mantan Ketua DPR Marzuki Alie Diperiksa KPK

    Kasus e-KTP, Mantan Ketua DPR Marzuki Alie Diperiksa KPK

    1 hari lalu
  • Video
  • Fadli Zon Pimpin Rapat Paripurna DPR

    Fadli Zon Pimpin Rapat Paripurna DPR

    13 jam lalu
  • Unik, Pendaftaran Calon Gubernur Riau Layaknya Prosesi Pernikahan

    Unik, Pendaftaran Calon Gubernur Riau Layaknya Prosesi Pernikahan

    13 jam lalu
  • Demo Cantrang, Ribuan Nelayan Blokade Jalan di Kota Tegal

    Demo Cantrang, Ribuan Nelayan Blokade Jalan di Kota Tegal

    14 jam lalu
  • Polda Jabar Tangkap 6 Tersangka Video Porno Anak di Bawah Umur

    Polda Jabar Tangkap 6 Tersangka Video Porno Anak di Bawah Umur

    15 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Cerita Fredrich Yunadi Setelah Dicekal KPK, Gagal ke Luar Negeri

  • 2

    Kata Pengamat Mengapa Megawati Pilih TNI Polri di Pilgub Jabar

  • 3

    Ribuan Warga Banyuwangi Beri Dukungan untuk Bupati Azwar Anas

  • 4

    KPK Cekal Bekas Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi

  • 5

    Mensos Khofifah Indar Parawansa Ajukan Pengunduran Diri Hari Ini

  • Fokus
  • Alasan PDIP Usung Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan

    Alasan PDIP Usung Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan

  • Djarot Dukung Sandiaga Uno Lapor Kasus Cengkareng ke KPK Jak   arta

    Djarot Dukung Sandiaga Uno Lapor Kasus Cengkareng ke KPK Jakarta

  • Polisi dan Ahli Transportasi Desak DKI Buka Jalan Jatibaru Raya

    Polisi dan Ahli Transportasi Desak DKI Buka Jalan Jatibaru Raya

  • Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

    Harga Minyak Dunia Naik, Subsidi BBM Sedot Dana Infrastruktur?

  • Terkini
  • Pengamat: Djarot-Sihar Komposisi Etnik yang Pas di Pilgub Sumut

    Pengamat: Djarot-Sihar Komposisi Etnik yang Pas di Pilgub Sumut

    50 menit lalu
  • Fredrich Yunadi Sempat Kaget Tahu Dirinya Dicegah ke Luar Negeri

    Fredrich Yunadi Sempat Kaget Tahu Dirinya Dicegah ke Luar Negeri

    1 jam lalu
  • Pilgub Jatim, Sekjen PAN Enggan Sebut Poros Tengah Sudah Bubar

    Pilgub Jatim, Sekjen PAN Enggan Sebut Poros Tengah Sudah Bubar

    2 jam lalu
  • Gaet Ida Fauziah, Prabowo: Tanpa Kontrak Politik PKB di Pilpres

    Gaet Ida Fauziah, Prabowo: Tanpa Kontrak Politik PKB di Pilpres

    3 jam lalu
  • Mensos Khofifah Ingin Babeh Pelaku Pedofil di Tangerang Dikebiri

    Mensos Khofifah Ingin Babeh Pelaku Pedofil di Tangerang Dikebiri

    6 jam lalu
  • Gerindra Belum Bersikap di Pilgub Jatim, Prabowo: Istikarah Dulu

    Gerindra Belum Bersikap di Pilgub Jatim, Prabowo: Istikarah Dulu

    6 jam lalu
  • Surat Khofifah Terkait Pilgub Jatim Sudah di Meja Presiden Jokowi

    Surat Khofifah Terkait Pilgub Jatim Sudah di Meja Presiden Jokowi

    9 jam lalu
  • Cerita Fredrich Yunadi Setelah Dicekal KPK, Gagal ke Luar Negeri

    Cerita Fredrich Yunadi Setelah Dicekal KPK, Gagal ke Luar Negeri

    10 jam lalu
  • Kantor KPU Jayawijaya Papua Dirusak Massa, 3 Orang Terluka

    Kantor KPU Jayawijaya Papua Dirusak Massa, 3 Orang Terluka

    10 jam lalu
  • PKB Merasa Ditinggal PDIP di Pilgub Jateng

    PKB Merasa Ditinggal PDIP di Pilgub Jateng

    11 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Peta Kekuatan Partai Politik dalam Pilkada 2017

    Peta kekuatan partai politik di Pilkada 2017, Golkar menang paling banyak menang di tingkat II sedangkan Gerinda dan PKB unggul di tingkat provinsi.

    Sumber: Google News | Koranmu Papua