Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Postingan Populer

https://www.uhamka.ac.id/reg

Soal KLB Campak dan Gizi Buruk di Papua, Jokowi Minta Pemda ...

Soal KLB Campak dan Gizi Buruk di Papua, Jokowi Minta Pemda ... JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah memant...

Soal KLB Campak dan Gizi Buruk di Papua, Jokowi Minta Pemda ...

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah memantau dan mewaspadai wilayah-wilayah yang rawan mengalami kondisi luar biasa (KLB) seperti KLB campak dan gizi buruk di Kampung Nakai Distrik Pulau Tiga dan Kota Agats, Provinsi Papua.

"Pemda harus terus melihat, selalu memantau, mengelilingi daerah yang diperkirakan terjangkit penyakit dan gizi buruk," kata Presiden Jokowi di Stadion Utama GBK Jakarta sebagaimana dikutip dari Antaranews.com, Minggu (14/1) malam.

Presiden yang juga didampingi Menkes Nila Moeloek, mengatakan medan di kawasan yang mengalami KLB itu sangat berat.

"Kita lihat medan di sana sangat berat sekali, contoh di Nduga, jalan ke Wamena saja empat hari, ke Asmat juga sama, lewat rawa, gunung, hambatan sangat berat dan biaya juga mahal," katanya.

Menurut Jokowi, dengan kondisi seperti it u pemda juga harus selalu memantau, mengelilingi daerah yang diperkirakan terjangkit penyakit, atau banyak kasus gizi buruk.

Ia menyebutkan untuk KLB campak di Papua, tim dari Kementerian Kesehatan sudah dikirim ke daerah itu beberapa waktu lalu.

"Yang kasus campak, Kemenkes sudah mengirim tim mulai September 2017 masuk ke sana. Memang medan sangat sulit," katanya.

Menurut Jokowi, pemda sudah tahu apa yang harus dilakukan jika ada kondisi KLB.

"Tim dari Kemenkes juga terus kirim dan pemda di sana juga ada rumah sakit. Penanganan yang terbaik adalah oleh daerah. Menteri sudah saya perintahkan untuk menangani kalau ada hal-hal yang luar biasa," katanya.

Sebelumnya dilaporkan telah terjadi KLB campak dan juga adanya gizi buruk di Kampung Nakai Distrik Pulau Tiga dan Kota Agats, Provinsi Papua.

Sampai dengan 8 Januari 2018 ini tercatat tujuh balita dirawat dengan gizi buruk di RSUD, lima di antaranya positif campak.

Pa da tanggal 9 januari 2018 tercatat di Kampung Nakai, Distrik Pulau Tiga dua balita meninggal dunia, dan di kota Agats tercatat 12 Kasus campak dan tujuh kasus gizi buruk.

Tim Kesehatan sedang melakukan inspeksi ke kampung- kampung di Distrik Basim untuk pengobatan Campak, gizi kurang dan gizi buruk.

Terkini Lainnya

Kronologi Kebakaran di Museum Bahari

Kronologi Kebakaran di Museum Bahari

Megapolitan 16/01/2018, 14:37 WIB Mayoritas Anggota Partai Republik Puas dengan Kinerja Trump

Mayoritas Anggota Partai Republik Puas dengan Kinerja Trump

Internasional 16/01/2018, 14:35 WIB Ganjar Kaget, Harga Beras C4 Tembus Rp 13.000 Per Kilo

Ganjar Kaget, Harga Beras C4 Tembus Rp 13.000 Per Kilo

Regional 16/01/2018, 14:33 WIB Benahi Sungai Citarum, ADB Tawarkan Pinjaman Rp 200 Triliun

Benahi Sungai Citarum, ADB Tawarkan Pinjaman Rp 200 Triliun

Regional 16/01/2018, 14:31 WIB Polisi Akan Panggil Pihak Pengelola Gedung BEI yang Ambrol

Polisi Akan Panggil Pihak Pengelola Gedung BEI yang Ambrol

Nasional 16/01/2018, 14:27 WIB Konstruksi RSUD Ungaran Jelek, Kontraktor Pernah Berkasus Saat Bangun Pacuan Kuda

Konstruksi RSUD Ungaran Jelek, Kontraktor Pernah Berkasus Saat Bangun Pacuan Kuda

Regional 16/01/2018, 14:26 WIB Rektor Bina Darma: Kalau Biayan Kurang, Kami yang Tanggung Jawab

Rektor Bina Darma: Kalau Biayan Kurang, Kami yang Tanggung Jawab

Megapolitan 16/01/2018, 14:25 WIB DPD Hanura: Wiranto Setuju Munaslub untuk Ganti Oesman Sapta

DPD Hanura: Wiranto Setuju Munaslub untuk Ganti Oesman Sapta

Nasional 16/01/2018, 14:24 WIB Anies Ingin Koleksi Museum Bahari yang Terbakar Dibuat Replikanya

Anies Ingin Koleksi Museum Bahari yang Terbakar Dibuat Replikanya

Megapolitan 16/01/2018, 14:22 WIB Lapisan Alumunium Sulitkan Proses Pemadaman Api di Museum Bahari

Lapisan Alumunium Sulitkan Proses Pemadaman Api di Museum Bahari

Megapolitan 16/01/2018, 14:22 WIB Ada Apa di Balik Niat Belanda Teliti Perang Kemerdekaan Indonesia?

Ada Apa di Balik Niat Belanda Teliti Perang Kemerdekaan Indonesia?

Internasional 16/01/2018, 14:17 WIB Koleksi Museum Bahari Sumbangan Berbagai Kedutaan Besar Ikut Terbakar

Koleksi Museum Bahari Sumbangan Berbagai Kedutaan Besar Ikut Terbakar

Megapolitan 16/01/2018, 14:14 WIB Ridwan Kamil: Saya Bersaksi, Pak OSO Tidak Minta Mahar

Ridwan Kamil: Saya Bersaksi, Pak OSO Tidak Minta Mahar

Regional 16/01/2018, 14:14 WIB Kebakaran Museum Bahari Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Museum Bahari Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan 16/01/2018, 14:08 WIB Ambrolnya Mezanin Gedung BEI Mungkin karena Resonansi

Ambrolnya Mezanin Gedung BEI Mungkin karena Resonansi

Megapolitan 16/01/2018, 14:07 WIB Load MoreSumber: Google News | Koranmu Papua